logoblog

Program Imunisasi Campak Rubella Dari Pemerintah Penting Bagi Anak, Ini Penjelasannya

Program Imunisasi Campak Rubella Dari Pemerintah Penting Bagi Anak, Ini Penjelasannya

Anak

Anak close
Dibaca:10186 close
Program Imunisasi Campak Rubella Dari Pemerintah Penting Bagi Anak, Ini Penjelasannya
share

Pada bulan Austus sampai September Kementrian Kesehatan mengadakan Program Imunisasi Campak Rubela (MR) yang diselenggarakan serempak di seluruh Indonesia. Anda bisa mengajak buah hati anda yang berusia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun untuk datang langsung ke Puskesmas ataupun Layanan Kesehatan Masyarakat guna mendapatkan imunisasi Campak dan Rubela (MR) GRATIS. 
Sebelumnya perlu anda ketahui campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini menyebar melalui udara saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Siapapun dapat terkena campak, jika belum divaksinasi atau mendapatkan vaksin campak. Namun, penyakit ini lebih sering terjadi pada anak kecil.

Penyakit campak dapat dicegah dengan vaksin campak atau vaksin MMR. Vaksin MMR melindungi dari tiga penyakit, yakni campak, gondongan, dan juga rubella. Imunisasi melindungi kita dari penyakit serius dan juga mencegah penyebaran penyakit tersebut kepada orang lain. Pemerintah kini sedang mengampanyekan pemberian vaksin MR menggantikan vaksin MMR. Vaksin MR ini memberikan perlindungan terhadap penyakit yang sama yaitu campak dan rubella. Bagi Anak usia 12 bulan yang belum mendapat vaksin campak sesuai jadwal, dapat diberikan vaksin MR.

Waktu yang Tepat untuk Memberikan Vaksin MR


Virus campak terkandung dalam jutaan tetesan air yang keluar dari hidung dan mulut saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Virus ini dapat bertahan selama beberapa jam lamanya. Anda dapat dengan mudah terinfeksi virus ini, ketika tangan Anda yang telah terkena virus campak tersebut didekatkan pada bagian hidung atau mulut Anda.

Untuk mengatasi penyakit campak, Anda harus menerima vaksin campak atau MR. Vaksin campak (Measles) dan Rubella atau yang dikenal dengan vaksin MR ini direkomendasikan untuk semua anak. Campak dan rubela adalah penyakit virus yang bisa menjadi penyakit serius jika dibiarkan.

Gejala penyakit campak

meliputi pilek, bersin, batuk, mata merah dan mungkin peka terhadap cahaya, demam tinggi hingga mencapai 40 derajat  Celcius, serta munculnya bintik-bintik putih keabu-abuan di pipi bagian dalam. Beberapa hari kemudian, akan muncul ruam merah kecokelatan yang biasanya dimulai pada bagian kepala atau leher bagian atas, sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Gejala awal campak ini akan berkembang sekitar 10 hari setelah Anda atau keluarga terinfeksi virus ini.

Jika virus menginfeksi paru-paru, virus tersebut dapat menyebabkan penyakit pneumonia. Bahkan, campak pada anak yang lebih tua dapat menyebabkan radang otak yang disebut ensefalitis, di mana kondisi ini dapat menyebabkan kejang dan kerusakan otak.

Penyakit campak dan Rubella memang berbahaya, tidak hanya Anda yang harus mendapatkan vaksin ini, buah hati Anda pun harus mendapatkan vaksin campak. Pada masa kampanye hingga September 2018, Departemen Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan pemberian vaksin MR pada anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun. Setelah masa kampanye, vaksin MR ini akan termasuk dalam imunisasi rutin bagi anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat anak duduk di bangku kelas 1 SD. Vaksin ini diberikan melalui suntikan pada jaringan lemak (subkutan) lengan atas.

Orang dewasa dan anak-anak yang hanya mendapatkan satu kali suntikan vaksin campak atau MMR, dapat mendapatkan vaksin MR pada usia berapa pun. Apabila Anak   pada usia 9 bulan sudah mendapat vaksin campak, maka vaksin MR dapat diberikan pada usia 15 bulan atau sesuai jadwal imunisasi MR rutin. Apabila Anak sudah pernah mendapat vaksin MMR, vaksin MR ini juga boleh diberikan.

Vaksin MR tidak dapat diberikan pada beberapa kondisi seperti: demam tinggi, sedang sakit berat misalnya mengalami kejang atau penurunan kesadaran, sedang dirawat inap di rumah sakit, menderita kelemahan sistem imun, dan riwayat alergi terhadap vaksin.

Setelah menerima vaksin MR, Anda perlu mengetahui beberapa efek sampingnya, meliputi: nyeri dan kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik, demam ringan, ruam, dan nyeri otot. Namun, beberapa efek samping dan masalah setelah mendapatkan vaksin MR ini sangat langka dan jarang sekali terjadi. Kebanyakan orang yang menerima vaksin MR jarang mengalami efek samping serius.

Vaksin campak atau MR sangat aman dan efektif. Pemerintah bersama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung pemberian vaksin MR ini untuk mencegah penyakit dan komplikasi akibat campak dan rubella. Jika terdapat efek samping yang membahayakan kesehatan Anda dan buah hati setelah menerima vaksin, jangan ragu untuk segera konsultasikan pada dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.
 

Artikel Terkait

Pertanyaan Umum Mengenai Imunisasi Campak dan Rubella

Program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit campak rubella dengan memberikan imunisasi gratis pada anak usia 9 ... Selengkapnya

Manfaat Baik Dari Telur Untuk Kesehatan Anak

Telur menjadi salah satu makanan yang selalu ada di rumah. Tak hanya murah, telur juga sangat praktis lho, Moms. Telur juga ... Selengkapnya

Tips Penting Agar Bayi Terlahir Sehat

Mempunyai keturunan yang sehat dan sempurna  adalah dambaan setiap pasangan keluarga, Sehingga setelah menikah umumnya pasangan akan merencanakan kehamilan. Untuk mewujudkan ... Selengkapnya

Ajarkan Cara Menjauhkan Anak Dari Pelecehan Seksual Dimanapun

Banyak orang tua saat ini khawatir dengan kasus pelecehan seksual. Kondisi ini miris dan menyayat hati orangtua. Banyak anak laki-laki dan perempuan ... Selengkapnya


advertisement
Masih Hangat
 
Banyak Dilihat

Akhir Artikel

Buka Kategori Untuk Info Menarik Lainnya