logoblog

Cara Yang Benar Menyimpan ASI Perah

Cara Yang Benar Menyimpan ASI Perah

Anak

Anak close
Dibaca:16426 close
Cara Yang Benar Menyimpan ASI Perah
share

Seiring banyaknya ibu-ibu menyusui namun harus bekerja di luar rumah, kali ini kami akan membahas pentingnya mengetahui penyimpanan ASI Perah yang benar.

Ada banyak pilihan tempat untuk menyimpan ASI Perah, seperti plastik kemasan khusus untuk ASI Perah sekali pakai, botol kaca, botol plastik yang sudah diberi label aman, dan lain sebagainya. Ada berbagai pilihan tempat untuk menyimpan ASI perah , seperti botol kaca, botol plastik dengan label bebas bahan berbahaya, ataupun kemasan plastik khusus untuk ASI. Perlu diingat bahwa tidak semua botol plastik itu aman.

penyimpanan ASI Perah yang benar

Jaga Kebersihan Kemasan
Perhatikan untuk selalu melakukan sterilisasi botol atau kemasan penampung ASI perah yang akan didinginkan atau dibekukan. Lakukan sterilisasi dengan merebus botol dalam air panas mendidih sekitar 5-10 menit. Selain itu, dapat digunakan alat sterilisasi elektrik. Namun, cek mengenai ketahanan kemasan pada label. Hati-hati saat melakukan sterilisasi botol yang terbuat dari kaca, karena kemungkinan pecah.
Yang tak kalah penting untuk mencegah perkembangan bakteri dari ASI perah yaitu menjaga kebersihan tangan saat memerah ataupun menyimpan ASI dalam kemasan. Gunakan sabun saat mencuci tangan sebelum memerah baik menggunakan tangan atau pompa ASI, kemudian cuci bersih botol kemasan ASI sebelum dilakukan sterilisasi.

Untuk ASI perah yang akan dibekukan, sebaiknya dimasukkan segera ke bagian lemari pembeku. Namun, jangan isi penuh botol atau plastik kemasan, ASI perah cenderung mengembang dalam keadaan membeku, dan bisa mengakibatkan botol rusak/pecah.

Khusus untuk kemasan plastik penampung ASI perah yang lebih berisiko bocor atau rusak, sebaiknya tempatkan lagi dalam kontainer atau kotak kemasan lain sebelum memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Jangan lupa untuk memberikan label berisi tanggal ASI diperah pada botol atau plastik kemasan. Dahulukan ASI dalam kemasan yang lebih lama untuk dipakai dahulu..

Waktu Penyimpanan


Penyimpanan ASI perah sebaiknya disesuaikan dengan penggunaannya. ASI yang akan digunakan beberapa hari kemudian, lebih baik dimasukkan ke dalam bagian lemari pendingin yang tidak akan membuat beku.
ASI perah dapat disimpan mulai dari beberapa jam hingga beberapa bulan, tergantung dari suhu penempatannya.

Berikut prinsip penyimpanan ASI yang harus diketahui :

  • ASI perah tahan hingga 6 jam jika ditaruh pada suhu ruangan sekitar 24-25 derajat celcius.
  • ASI perah tahan hingga 24 jam, saat disimpan dalam boks pendingin yang ditambahkan dengan tambahan kantung es (ice pack).
  • ASI perah tahan sampai 5 hari, ketika ditaruh pada kulkas bagian lemari pendingin dengan suhu minimal 4 derajat celcius.
  • ASI perah tahan hingga 6 bulan pada freezer dengan suhu 18 derajat celcius dibawah titik beku 0 derajat celsius.

Hanya saja perlu diingat, proses pembekuan ASI perah kemungkinan menghilangkan beberapa zat yang penting untuk menghalau infeksi pada bayi. Semakin lama penyimpanan ASI perah, baik didinginkan maupun dibekukan, akan menghilangkan kandungan vitamin C pada ASI. Meski demikian, ASI perah yang sudah dibekukan itu, nilai gizinya masih jauh lebih baik dibandingkan susu formula.


Tips Mencairkan ASI Perah

Cara Yang Benar Menyimpan ASI Perah

  • ASI perah beku yang dicairkan kemungkinan akan mengalami perubahan pada warna, bau, dan konsistensinya dibandingkan ASI segar. Sebagian bayi ada yang menolak ASI perah beku, jika demikian ada baiknya memperpendek masa simpan ASI.
  • Untuk mencairkan ASI perah yang dibekukan, dapat menggunakan penghangat ASI elektrik yang bisa digunakan di rumah atau di mobil. Jika tidak tersedia, maka Anda dapat menempatkan botol penyimpan ASI perah ke dalam panci atau mangkuk berisi air hangat. Diamkan beberapa saat. Ingat, jangan menaruh panci atau baskom tersebut di atas kompor yang menyala.
  • ASI perah yang dibekukan, sebaiknya tidak langsung dikeluarkan dalam suhu ruang. Beberapa penelitian mengungkap perubahan suhu yang cepat dapat memengaruhi kandungan antibodi yang terdapat dalam ASI yang bermanfaat bagi bayi.
  • ASI perah beku dari freezer dapat diletakkan terlebih dahulu di ruang pendingin pada kulkas, kemudian hangatkan sebagaimana cara di atas. Yang juga penting diketahui adalah jangan membekukan ulang ASI perah yang sudah dicairkan.
  • Jika ASI perah dibutuhkan segera, maka Anda dapat menempatkannya di bawah air mengalir dengan suhu biasa. Lalu lanjutkan mengairi dengan air hangat. Jika belum cukup hangat, tempatkan botol di dalam mangkuk berisi air hangat. Untuk memeriksa apakah suhu ASI sudah sesuai untuk bayi, teteskan ke pergelangan tangan. Jika suhu sudah sesuai, bisa langsung diberikan pada bayi.

Meski tampaknya mudah, hindari menghangatkan atau mencairkan ASI perah menggunakan microwave. Alat ini kemungkinan dapat menciptakan bintik-bintik pada botol ASI perah yang kemungkinan berbahaya bagi bayi. Sekali lagi, perubahan susu yang terlalu cepat pada ASI perah bisa menghilangkan kandungan antibodi yang dibutuhkan oleh bayi Anda.
ASI merupakan asupan nutrisi yang terbaik bagi bayi. Penyimpanan ASI perah dan manajamen ASI membantu ibu menyusui yang beraktivitas di luar rumah untuk mencukupi kebutuhan bayi. Kemungkinan ibu bekerja perlu mengetahui manajemen ASI perah lebih lanjut. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter atau spesialis anak maupun konselor laktasi di Rumah Sakit untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Terkait

Cara Memilih Semangka Yang Benar

Siapa tak kenal semangka? dalam bahasa Inggrisnya Watermelon, mungkin karena bulat seperli melon dan mengandung banyak air. Semangka adalah buah yang ... Selengkapnya

Ingin Menikmati Sushi, Ini Cara Yang Benar

Restoran  sushi di Jakarta sekarang sudah makin menjamur, mulai dari chain sushi restoran yang terkenal sampai warung sushi kaki lima yang ... Selengkapnya

Ooo Jadi Begini Cara Makan Pizza Yang Benar

Ada yang belum pernah mencoba pizza? Pastina semua sudah pernah merasakan nikmatnya makanan khas Italia ini,  Makanan yang memiliki topping seperti ... Selengkapnya

Panduan Daya Simpan ASI Perah

Air Susu Ibu (ASI) yang dipompa menjadi solusi terbaik untuk ibu yang bekerja. Namun ketahanan ASI setelah dipompa tergantung pada suhu ... Selengkapnya


advertisement
Masih Hangat
 
Banyak Dilihat

Akhir Artikel

Buka Kategori Untuk Info Menarik Lainnya